Hubungan Ilmu dan Takut Kepada Allah

Sobat SUNI yang dimuliakan Allah, tahukah bahwa tidak semua orang yang memiliki ilmu dikatakan sebagai ulama. Allah Ta’ala berfirman:

( إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ )

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Surat Fathir: 28)

Imam Ahmad berkata,

أصل العلم خشية الله تعال

“Pokok dasar dari ilmu adalah khasyah (rasa takut) kepada Allah Ta’ala.”

Syaikh Bakr Abu Zaid menjelaskan, hendaknya dirimu menetapi rasa takut kepada Allah dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan, karena sebaik-baik orang adalah yang memiliki rasa takut kepada Allah Ta’ala, dan tidaklah seseorang biasa merasa takut kepada Allah kecuali dia adalah seorang yang berilmu, maka bisa dikatakan bahwa sebaik-baik orang adalah yang memiliki ilmu. Jangan pernah engkau lupakan bahwa seorang alim (berilmu) tidak dikatakan alim (berilmu) kecuali bila dia beramal, dan seorang tidak akan beramal kalau tidak memiliki rasa takut kepada Allah.

Jadi Sobat SUNI, pelajari ilmu yang bermanfaat, ilmu yang menumbuhkan rasa takut kepada Allah, ilmu yang membuahkan amal. Baarakallahu Fiikum.

 

Sumber:

Hilyatu Thalibil Ilmi, Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid, hal 13

Ditulis oleh: Ustadz Andika Faisal Lubis, Lc., M.Pd.